Pengobatan Penyakit Stroke Mata

Apakah Anda pernah mendengar istilah stroke mata sebelumnya? Bila belum, mungkin Anda berfikir bahwa itu bagian dari penyakit stroke. Stroke mata bukanlah penyakit stroke yang sudah lebih dulu dikenal oleh masyarakat sebagai pembunuhan paling wahid. Disebut dengan stroke mata, karena penyebabnya mirip dengan stroke yang biasa menyerang otak, yakni penyumbatan pembuluh darah. Bedanya stroke mata tidak menyebabkan kelumpuhan pada sebagian tubuh, tapi bisa membuat salah satu atau kedua mata buta. Pada stroke mata, penyumbatan terjadi pada pembuluh darah arteri atau vena di retina.

pengobatan-penyakit-stroke-mataStroke mata dalam istilah medis dikenal sebagai Retinal Artery Occulsion yaitu penyumbatan (oklusi) yang terjadi di salah satu arteri kecil yang membawa darah menuju ke retina, yaitu sebuah lapisan jaringan di belakang mata yang menerima rangsangan cahaya.

Mereka yang beresiko

Data terbaru di tahun 2011 menyebutkan bahwa angka kejadian oklusi arteri retina mancapai 0,85% per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Dengan penderita pria jumlahnya lebih banyak dibanding dengan wanita. Rata-rata pasien yang mengalami oklusi arteri retina adalah mereka yang berusia lanjut dan di atas 70 tahun. Mengapa demikian, beberapa kasus dilaporkan juga terjadi pada mereka dengan usia yang lebih muda bahkan pada usia 30 tahun, meski kondisi ini jarang sekali terjadi.

Umumnya stroke mata terjadi karena adanya gumpalan darah atau timbunan lemak yang terjebak di dalam arteri. Apalagi jika disertai pengerasan pembuluh darah (arteroklerosis) mata. Oklusi paling banyak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri karotis, dimana pembuluh darah besar di leher mengalami penyempitan. Kondisi lain yang dapat memicu penyumbatan antara lain penyakit diabetes, gangguan irama jantung, tingginya kadar lemak dalam darah, tekanan darah, bahkan pada usia 30 tahun, meski kondisi ini jarang sekali terjadi.

Umumnya stroke mata terjadi karena adanya gumpalan darah atau timbunan lemak yang terjebak di dalam arteri. Apalagi jika disertai pengerasan pembuluh darah (arteroklerosis) mata. Oklusi paling banyak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri karotis, dimana pembuluh darah besar di leher mengalami penyempitan. Kondisi lain yang dapat memicu penyumbatan antara lain penyakit diabetes, gangguan irama jantung, tingginya kadar lemak dalam darah, tekanan darah tinggi, penggunaan obat tertentu, dan juga kerusakan arteri  akibat reaksi akibat reaksi kekebalan tubuh. Jika cabang-cabang arteri retina tersumbat, maka retina tidak akan cukup menerima darah dan oksigen, sehinngga mengakibatkan terjadinya gangguan penglihatan.

Kenali Pengobatan dan Prinsip Pengobatan Pada Stroke Mata

Prinsip penanganan oklusi arteri retiena adalah deteksi dini dan pengobatan untuk memperbaiki penglihatan. Sampai saat ini ada beberapa metode terapi  telah digunakan untuk mengatasi oklusi arteri retina. Akan tetapi angka keberhasilan dari terapi yang ada masih sangat di pertanyakan. Salah satu penyebab stroke mata karena sel-sel retina sangat mudah mengalami kerusakan jika sebentar saja terjadi kekurangan aliran darah. ‘ Oleh sebab itu, 100 menit pertala terjadi oklusi merupakan golden period untuk pengobatan, sehingga kerusakan yang bersifat pemanen pada mata tidak terjadi.
Beberapa metode pengobatan berkembang dan dilakukan pada kasus stroke mata ini, antara lain metode peminjatan bola mata untuk menurunkan tekanan pada bola mata; melakukan sobekan pada bola mata untuk mengeluarkan sebagian cairan atau menggembasi bola mata dan pemberian obat-obatan. Obat-obatan yang diberikan misalnya pelebar pembuluh darah retina, penghancur bekuan darah seperti Tissue Plasminogen Activator (TPA) dan Carbogen (5% karbodioksida dan 95% oksigen), diberikan dalam 2-12 jam pertama setelah gejala.

“Pemberian karobdioksida akan melebarkan arteriol retina, sementara okskigen meningkatkan pengiriman oksigen ke jaringan iskemik. “Selain pengobatan pada retina, juga perlu mencari dan mengobati penyakit yang menjadi faktor risiko terjadinya stroke mata, seperti ;koleserol, hipetensi dan diabetes mellitus dengan melakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan laboratorium penunjang lain. Menurut Dr. Jelita, penyebab penyumbatan harus dicari , karena kemungkinan oenyumbatan tersebut bisa merupakan tanda atau masalah yang akan mengancam jiwa seorang pasien. Pada penderita BRAQ bisa dilakukan managemen dengan teknik pengobatan lapang pandang menggunakan alat bernama Humphrey Visual Field.


=====================================

>>> Obat Stroke Alami Membantu Melancarkan Sirkulasi Darah, Membantu Mencegah Penyakit Stroke, dan Mengurangi Gejala Stroke, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Stroke and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *