Pencegahan Penyakit Stroke

Stroke merupakan penyakit degeneratif yang kerap dijumpai pada usia senja. Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu.

DIAGNOSIS

Diagnosis biasanya diketahui berdasarkan perjalanan penyakit dan hasil pemerikasaan fisik. Pemeriksaan fisik membantu menentukan lokasi kerusakan otak. Untuk memperkuat diagnosis, biasanya dilakukan Pemeriksaan CT scan atau MRI.

Kedua pemeriksaan tersebut juga bisa membantu menentukan penyebab dari stroke. Untuk mengetahui apakah stroke tersebut disebabkan oleh pendarahan atau tumor otak, terkadang dilakukan aniografi.

Mengetahui faktor resiko stroke dan mengadopsi gaya hidup sehat merupakan langkah terbaik yang dapat anda ambil untuk mencegah stroke. Yang di maksud gaya hidup sehat adalah sebagai berikut :

1. Kontrol Tekanan darah tinggi (Hipertensi)

Salah satu hal yang terpenting yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko stroke adalah menjaga tekanan darah. Jika anda pernah mengalami stroke tekanan darah dapat membantu mencegah serangan transient ischemic berikutnya atau stroke. Berolahraga, mengelola stress, menjaga berat badan ideal, dan membatasi asupan natrium dan alkohol. Selain rekomendasi untuk perubahan gaya hidup, dokter Anda bisa merespon obat untuk mengobati tekanan darah tinggi, seperti diuretik ACE (angiotensin-coverting enzyme) inhibitor dan angiotensin reseptor blocker.

2. Turunkan kolesterol dan lemak jenuh

Mengurangi konsumsi kolesterol dan lemak, terutama lemak jenuh, berarti mengurangi juga plak pada arteri Anda. Jika Anda tidak dapat mengendalikan sendiri kolesterol melalui perubahan pola makan, dokter anda akan meresepkan obat penurun kolesterol.

3. Jangan merokok. Berhenti merokok mengurangi resiko stroke.

4. Kontrol Diabetes. Anda dapat mengelola diabetes dengan diet, olahraga, pengendalian berat badan dan pengobatan. Kontrol ketat gula darah dapat mengurangi kerusakan otak.

5. Menjaga berat badan. Kelebihan berat badan bisa menambah faktor resiko stroke seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes.

6. Olahraga secara teratur.

7. Kelola stres, Stres dapat dapat menyebabkan peningkatan sementara dalam tekanan darah atau hipertensi yang bertahan lama. Stres juga dapat meningkatan kecendrungan darah membeku, yang dapat meningkatkan resiko stroke iskemik. Anda bisa menggunakan teknik relaksasi untuk mengurangi stres.

8. Jauhkan minuman beralkohol. Minum minuman yang mengandung alkohol dapat meningkatkan tekanan darah tinggi, stroke iskemik dan pendarahan.

9. Jangan gunakan obat-obatan terlarang.

10. Lakukan diet pola makan sehat.

Diet sehat otak sebaiknya mencakup:

1. Lima atau lebih porsi harian buah dan sayuran, yang mengandung zat gizi seperti kalium, folat dan antioksidan.

2. Makanan kaya serat larut, seperti havermut dan kacang-kacangan.

3. Makanan kaya akan kalsium

4. Produk kedelai, seperti tempe, miso, tahu dan susu kedelai, yang dapat mengurangi low-density lipoprotein (LDL) kolesterol HDL anda.

5. Makanan kaya Omega-3 asam lemak, termasuk ikan air dingin, seperti salmon, makarel, dan tuna.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Stroke dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>