Diagnosis Stroke

Stroke adalah keadaan darurat medis. Siapapun yang diduga terserang stroke harus dibawa ke fasilitas medis dengan segera untuk evaluasi dan pengobatan. Langkah pertama dalam memahami masalah anda adalah untuk mendapatkan riwayat medis yang cermat. Dokter atau perawat akan bertanya tentang kondisi anda. Jika anda tidak dapat berkomunikasi, anggota keluarga atau teman akan diminta untuk memberikan informasi ini.

Dokter akan bertanya tentang gejala yang anda alami sekarang dan masalah di masa lalu atau operasi medis sebelumnya dan penyakit-penyakit yang pernah di derita keluarga anda. Jika anda, pastikan untuk membawa daftar semua obat yang sedang anda konsumsi saat ini (resep atau non resep). Jika gejala hanya berlangsung sementara, dokter mungkin juga ingin berbicara dengan orang lain yang bersama anda pada saat itu.

Langkah berikutnya adalah pemeriksaan fisik secara menyeluruh, dokter akan memeriksa denyut nadi dan tekanan darah,dan memeriksa seluruh tubuh anda (jantung, paru-paru, dan sebagainya). Juga pemeriksaan neurologis termasuk tes rinci otot dan saraf. Dokter akan memeriksa kekuatan anda, sensasi, koordinasi dan refleks. Selain itu, anda akan diminta menjawab beberapa pertanyaan untuk memeriksa memori, kemampuan berbicara dan berpikir anda.

Pemeriksaan fisik adalah kunci dalam mengonfirmasikan bagian tubuh yang telah berhenti berfungsi dan dapat membantu menentukan bagian mana dari otak yang telah kehilangan suplai darah. Seorang dokter ahli saraf, yang mengkhususkan diri pada gangguan sistem saraf dan penyakit otak, dapat membantu dalam mendiagnosis dan manajemen pasien stroke.

Cadel dalam berbicara atau kelemahan pada satu sisi tubuh tidak selalu mendapat sinyal terjadinya stroke. Ada kemungkinan lain yang dapat bertanggung jawab untuk gejala ini. Kondisi lain yang dapat meniru stroke meliputi tumor otak, otak abses ( kumpulan nanah di otak yang disebabkan oleh bakteri atau jamur), migrain, pendarahan otak secara spontan atau akibat terjadi trauma, meningitis atau ensefalitis, overdosis obat tertentu, atau seuatu ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Konsentarasi normal (terlalu tinggi atau terlalu rendah) natrium, kalsium, atau glukosa dalam tubuh juga dapat menyebabkan perubahan pada sistem saraf yang dapat meniru stroke.

Tergantung pada hasil evaluasi anda, doketr mungkin perlu melakukan tes tambahan untuk memahami masalah anda sepenuhnya, antara lain tes darah, CT-scan, MRI dan lain-lain. Bagian dari pemeriksaan fisik yang menjadi standar adalah penggunaan skala stroke untuk membantu menentukan keparahan dari stroke dan apakah intervensi yang agresif dapat dibenarkan.

Cuma ada waktu yang sempit untuk campur tangan dokter dalam stroke akut dengan  obat-obatan untuk membalikan kehilangan suplai darah ke bagian otak. Pasien harus dievaluasi dan dostabilkan secara tepat sebelum obat penghilang gumpalan dapat di manfaatkan.

Bersabarlah, kadang-kadang dibuthkan waktu lama untuk menemukan penyabab dari gejala stroke, dan kadang-kadang penyebab stroke tidak dapat ditentukan. Pastikan untuk mendiskusikan pertanyaan atau masalah dengan dokter.


=====================================

>>> Obat Stroke Alami Membantu Melancarkan Sirkulasi Darah, Membantu Mencegah Penyakit Stroke, dan Mengurangi Gejala Stroke, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Stroke and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *