Ciri-Ciri Penyakit Stroke

Penyakit stroke merupakan penyakit degeneratif atau serebrovaskular yang mempengaruhi pembuluh darah pada bagian otak. Apabila terkena penyakit stroke, seseorang akan mengalami kelumpuhan sebagai akibat awal dari kerusakan pembuluh darah di otak.

Penyakit stroke berkaitan erat dengan pembuluh darah otak, apabila stroke menyerang maka organ otak lah yang lebih dahulu mengalami penurunan atau gangguan yang diakibatkan dari kelumpuhan atau rusaknya pembuluh darah di otak. Penyakit stroke disertai banyak faktor penyebab yang datangnya dari beberapa penyakit komplikasi lainnya seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Gambar gejala dari penyakit stroke

Stroke selain termasuk dalam golongan penyakit degeneratif juga termasuk dalam penyakit serebrovaskular (pembuluh darah otak) yang ditandai oleh kematian pada jaringan otak (infark serebral) yang diakibatkan dari berkurangnya pasokan dan aliran darah serat oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan okesigen ini disebebkan adanya penyumbatan atau penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

Stroke terjadi seiring bertambahnya usia yang disertai latar belakang tingkat kesehatan dan riwayat penyakit yang dimiliki terdahulu sebelum terjadinya stroke. Orang yang terkena penyakit stroke mudah dikenali dan dipahami dengan ciri fisik seperti kulit wajah mulai mengendur, bentuk bibir yang mulai miring, pendengaran yang berkurang dan fisk yang mudah sekali terlihat adalah pergerakan kaki yang mulai melumpuh.

Berikut ini ada beberapa gejala dan ciri dari penyakit stroke berdasarkan lokasinya di tubuh, diantarnya :

1. Penyakit stroke mulai menyerang pada bagian sistem saraf pusat seperti otot tubuh yang semakin melemah (hemiplegia), tubuh terasa kaku, fungsi dari saraf sensorik otak mulai mengalami penurunan.

2. Menyerang batang otak yang banyak terdapat sistem saraf kemudian mengalami penurunan kemampuan seperti pada penglihatan (mata), menurunnya kemampuan indera penciuman (hidung), indera pengecap atau indera perasa (mulut), refleks anggota tubuh yang menurun, bentuk wajah atau raut wajah yang mengalami perubahan seperti bibir menjadi miring sebelah, pernafasan dan detak jantung yang tidak optimal, kemampuan lidah untuk mengenal rasa yang semakin menurun.

3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.

Ciri atau tanda stroke diatas kebanyakan akan menghilang selama 24 jam, ciri atau tanda stroke diatas disebut dengan Transient Ischemic Attack (TIA) yang merupakan gejala atau serangan awal dari penyakit stroke.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Stroke dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>