Penyakit Stroke

Stroke merupakan suatu penyakit yang sering dijumpai di masyarakat modern sekarang ini. Bukan hanya penderitanya yang dihadapkan pada suatu keadaan yang sangat menyiksa, tetapi juga keluarga maupun orang terdekat. Beban yang ditimbulkan dari penderita stroke mencakup beberapa hal, mulai dari segi fisik, emosi maupun keuangan.

Dengan semua beban yang dipikul seorang penderita stroke, sebagai keluarga, bagaimana cara kita menghadapinya? Apakah kita harus malu atau mungkin malah depresi menghadapinya? Tentu jawabannya tidak. Penderita pasca-stroke justru memerlukan perhatian lebih dari orang-orang yang sama dan tidak ada satu pun reaksi yang sama di antara dua orang yang terkena stroke. Oleh karena itu, perawatan/rehabilitasi penderita pasca stroke haruslah per individu dan tidak bisa disamakan antara satu penderita dengan yang lainnya.

Rehabilitasi pasca stroke bertujuan agar penderita dapat hidup mandiri dan produktif kembali. Tingkat irehabilitasi pasca stroke sangat tergantung dari banyak aspek : mulai dari seberapa luas kerusakan di otak, waktu penanganan yang sedini mungkin (golden peroid), profesional yang menangani (dokter, fisioterapi, dll), peran serta keluarga dan teman dan yang terpenting adalah niat dan usha dari penderita itu sendiri.

Program rehabilitasi itu sendiri mencakup mulai dari latihan (exercise), modalitas alat, obat-obatan, terapi wicara, dan psikologi. Lingkungan sosial dan aspek psikologi sering dilupakan padahal ini merupakan aspek yang penting. Bahkan interaksi antara pasien dengan keluarga dan profesional (dokter) akan mempercepat proses pemulihan, karena interaksi tersebut akan memberikan dukungan emosional dan motivasi lebih bagi penderita stroke.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Stroke

Stroke atau penyakit serebavaskuler adalah kematian jaringan otak (Infark serebal) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Stroke bisa berupa iskemik maupun pendarahan (hermoragik).

Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis atau bekuan darah yang menyumbat suatu pembuluh darah. Pada stroke hermoragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah yang merembas ke dalam suatu daerah di otak dan meruskanya.

Gambar skema tubuh dan bagian tubuh yang diakibatkan dari stroke

Pada stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur arteri yang menuju ke otak . Misalnya suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak.

Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri yang mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil, Arteri karotis dan Arteri vertebralis beserta percabangannya bisa tersumbat karena adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain. Misalnya dari jantung atau satu katupnya.

Stroke semacam ini disebut emboli serebral. Emboli serebral paling sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung terutama (fibrilasi atrium). Emboli lemak jarang menyebabkan stroke. Emboli lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke dalam aliran darah yang akhirnya bergabung dalam sebuah arteri.

Stroke juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Obat-obatan seperti kokain dan amfetamin juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan menyebabkan stroke.

Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak yang biasanya menyebabkan orang pingsan. Stroke bisa terjadi jika tekanan darah rendahnya sangat berat dan menahun. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan jantung atau irama jantung yang abnormal.

Posted in Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Stroke Ringan

Penyebab penyakit stroke ringan – banyak masalah yang di hadapi oleh tubuh, termasuk pada penyakit stroke. Dan stroke ini paling sering di alami pada badan yang memiliki daya tahan melemah. Sel sel darah yang alirannya terjadinya penyumbatan yang menuju pada bagian otak itulah yang di namakan dengan penyakit stroke. Stroke ini sangat berbahaya sekali untuk siapa pun yang menderitanya. Penyebab stroke banyak pemicunya yang nantinya akan kami jelaskan pada penjabaran yang telah di terapkan di bawah. stroke ini memiliki dua jenis, yaitu berat dan ringan.

Penyebab Penyakit Stroke Ringan

Penyebab Penyakit Stroke Ringan

Gejala stroke adalah mengalami pusing kepala, mual, muntah, pandangan buram, kebutaan, pingsan, sakit vertigo, bicara yang sulit, separuh wajah mengalami penurunan dan leher yang kaku. Penyembuhan penyakit stroke ini dapat menggunakan obat herbal stroke. Dan bahan yang dapat di lakukan adalah dengan daun dewa. bersihkan daun ini dan rebus. air rebusan daun dewa ini harus segera di sembuhkan dengan segera, agar tidak makin parah. cara mencegah stroke yaitu rajin menjalankan olahraga dan jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan yang sehat.

Penyebab penyakit stroke ringan

Kami akan menjelaskan penyebab penyakit stroke ringan yang di jabarkan di bawah. penyebabnya berupa :

  • Merokok

Merokok adalah kegiatan yang buruk yang harus di jauhkan karena bisa merusak tubuh. banyak kandungan zat yang terkandung dalam merokok. Salah satunya adalah nikotin. penyakit berbahaya pun akan melekat pada tubuh yang sebelumnya tidak pernah terjadi. penyakit kanker, paru paru, hipertensi, jantung serta gangguan kehamilan pun akan terganggu. penyebab penyakit stroke ringan pun akan terjadi bila merokok di terapkan dengan tiap hari. apabila tidak ingin mengalami hal ini, jauhi atau hindari dengan secepat mungkin, atau jika tidak bisa mengurangi. Sekarang wanita pun bisa merokok karena perkembangan zaman. Bau mulut dan gigi kuning juga bisa di alaminya, bila rokok terus di lakukan. bukan hanya perokok aktif saja, tapi perokok pasif pun bisa mengalaminya penyakit dengan menghisap rokok.

  • Minuman alkohol

Alkohol yang terdapat pada minuman sudah banyak yang menggemarinya. Bukan hanya orang dewasa yang mengkonsumsinya, tapi para remaja baik wanita dan pria pun juga. Tingkat kadar pada alkohol itu berbeda beda ada yang tinggi, sedang dan normal. sekarang sudah banyak yang menjual minuman ini, terutama di supermarket, tergantung juga dengan kebijakan masing masing. bagi yang berlebihan meminum minuman keras ini akan merusak pada bagian tubuh terutama pada bagian ginjal. penyebab penyakit stroke ringan pun dapat terjadi karena minuman ini. jauhilah minuman ini dengan secepat mungkin dan bagi orang yang mencobanya pasti akan mengalami rasa pusing dan malah bisa pingsan.

Diabetes adalah penyakit yang menyerang pada bagian kadar insulin dan diabetes ini termasuk bagian dari penyakit yang memiliki resiko atau efek yang berbahaya. Diabetes yang di sebabkan oleh makanan dan minuman yang mempunyai rasa manis serta bisa juga karena dari umur. Cara menyembuhkan diabetes ini dapat di lakukan dengan mengkudu. Pertama tama hal yang harus kalian lakukan adalah membersihkan dedaunan herbal. dan tips ini paling gampang untuk di jalani. Rebus lah buah mengkudu ini dengan rutin dan teratur, agar penyakit yang di alami dapat cepat sembuh dalam waktu yang singkat. Penyebab penyakit stroke ringan bisa di karenakan penyakit diabetes atau kencing manis.

Berbahaya sekali bila mengalami darah tinggi atau hipertensi. Dan darah tinggi di sebabkan oleh faktor yang banyak. dan faktornya seperti umur, makanan dan genetik. Tiga pemicu inilah yang berdominan dalam penyakit darah tinggi. kita harus lebih berhati hati lagi akan hal ini dan menjaga kesehatan dengan sebaik mungkin. Sebenarnya ada penyakit yang di sebabkan oleh hal ini, tapi Cuma satu yang akan kami sebutkan, yaitu penyebab penyakit stroke ringan. Darah tinggi ini dapat di obati dengan berbagai macam pengobatan, ada yang menggunakan bahan alami tapi ada juga yang memakai obat dari dokter. Tergantung kalian ingin menerapkan cara yang mana, asalkan dalam pengobatan di lakukan dengan teratur.

Kolesterol di mana di dalam tubuh terdapat timbunan lemak jahat akibat dari makanan yang di konsumsi. kolesterol akan membuat tubuh menjadi gemuk dan dalam menjalankan kegiatan atau aktivitas tidak seenak dulu sebelum mengalami kolesterol. Penyakit kolesterol yang bisa berujung dengan penyakit jantung. penyebab dari penyakit ini adalah makanan yang kurang di jaga asupannya, seperti mengkonsumsi makanan berminyak dan berlemak, daging merah dan tetelan. Penyebab penyakit stroke ringan pun dapat di alami karena pengidap penyakit kolesterol.

  • Obesitas

Penyebab penyakit stroke adalah mengalami obesitas. Dan obesitas ini terkadang bisa di lihat dari segi tubuh dan leher belakang yang warna hitam sering di anggap pengidap penyakit obesitas atau kegemukan. Obesitas termasuk penyakit keturunan yang jika di lakukan pengobatan akan terasa sulit. melakukan kegiatan sedikit saja sudah menimbulkan rasa ngos ngossan. Penyebab penyakit stroke ringan ternyata diakibatkan oleh obesitas. Dan obesitas bisa terjadi pada anak anak dan bukan di peruntukan hanya orang dewasa saja.

Penyebab Penyakit Stroke Ringan

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Penyakit Stroke

Tanda Tanda Penyakit StrokePenyakit stroke merupakan penyakit yang juga banyak ditakuti oleh banyak orang, karena penyakit stroke bisa menyebabkan penurunan fungsi organ tubuh untuk di gerakan sehingga akan menyebabkan kelumpuhan pada penderitanya. Penyakit stroke penyakit yang tidak bisa di anggap ringan, karena penyakit ini termasuk salah satu penyakit serius yang harus di waspadai.

Semua orang bisa menderita penyakit stroke, namun orang pada usia lanjut lebih besar potensinya untuk mengalami stroke. Penyakit stroke dialami karena di sebabkan oleh gangguan kesehatan pada otak yang tidak mendapatkan cukup darah. karena aliran darah membawa oksigen serta nutrisi yang di butuhkan syaraf maka dari itu apabila aliran darah terputus bisa mengganggu kesehatan yang salah satunya penyakit stroke.

Penyakit stroke ada dua jenis, bisa yang ringan dan juga yang berat. yang ringan biasanya hanya akan membuat beberapa bagian tubuh mengalami lumpuh, namun apabila penyakit stroke yang parah maka kelumpuhan bisa di banyak tempat bahkan seluruh tubuh pun juga bisa.

penyakit stroke

penyakit stroke

Penyakit stroke di sebabkan oleh aliran darah terputus sehingga syaraf pada bagian otak tidak tercukupi pasokannya. Ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab stroke, atau yang menyebabkan otak tidak mendapatkan cukup aliran darah. penyempitan pembuluh darah yang bisa menjadi penyebab penyakit stroke, karena pembuluh darah yang sempit hanya akan mengalirkan darah dengan jumlah yang sedikit.

penyempitan pembuluh darah bisa dialami pada seseorang yang tinggi kadar kolestreolnya. Karena kadar kolesterol tinggi akan menyempitnya pembuluh darah karena menempel pada pembuluh darah. oleh karena itu seseorang yang tidak menjaga kadar kolesterolnya karena sering makan makanan yang mengandung kolesterol akan meningkatkan risiko untuk menderita penyakit stroke.

Bukan hanya orang makan makanan yang mengandung kolesterol saja tetapi juga yang jarang berolahraga sehingga akan ada banyak lemak yang menumpuk. Merokok dan minum minuman yang mengandung alkohol juga bisa meningkatkan risiko untuk menderita penyakit stroke baik yang ringan maupun penyakit stroke yang berat.

Tanda Tanda Penyakit Stroke

Seseorang yang memiliki risiko untuk menderita penyakit stroke juga seseorang yang memiliki faktor genetik dari keluarga yang ada atau pernah menderita stroke juga sebelumnya sehingga penyakit stroke akan menurun juga. penyakit stroke juga bisa hanya di sebabkan oleh terputusnya aliran darah,

tetapi juga bisa di sebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di bagian otak sehingga akan menyebabkan pendarahan yang akan mengakibatkan penyakit stroke, kondisi yang seperti ini juga bisa dialami akibat memiliki tekanan darah tinggi. penderita penyakit kencing manis, minum alkohol, merokok, stress, serta gaya hidup tidak sehat bisa meningkatkan risiko pembuluh darah pada otak akan pecah dan menyebabkan penyakit stroke.

Penyakit stroke yang ringan dan juga yang berat sama sama tidak baik bagi kesehatan tubuh, dan apabila ingin mengetahuinya bisa dari tanda tanda penyakit stroke.

Tanda tanda penyakit stroke yang bisa terjadi diantaranya seperti di bawah ini :

  • Gangguan berbicara, tanda tanda penyakit stroke bisa diketahui dengan cara berbicara penderitanya. Berbicara orang normal sehat dan penderita stroke akan berbeda, karena penderita stroke akan kesulitan untuk berbicara dengan baik. atau apabila stroke berat yang dialami, maka tanda tanda penyakit stroke yang terjadi bisa menyebabkan tidak bisa berbicara sama sekali. Akibat mulut yang tertarik bagian syarafnya sehingga penyakit stroke akan dialami.
  • Lumpuh di beberapa bagian tubuh, tanda tanda penyakit stroke yang kedua yaitu bisa membuat beberapa bagian tubuh menjadi lumpuh. Lumpuh biasanya pada bagian kaki atau pun tangan yang akan mudah terlihat. Dan hanya pada satu bagian atau keduanya, apabila mengalami penyakit stroke maka yang terjadi yaitu akan menyebabkan bagian tubuh tersebut sulit di gerakan atau tidak bisa di gerakan.
  • Bagian mulut dan wajah akan terlihat turun, tanda tanda penyakit stroke juga bisa terlihat dari wajah. wajah penderita stroke akan terlihat lebih menurun di bandingkan dengan wajah orang yang normal dan juga sehat.
  • Hilang keseimbangan, hilang keseimbangan secara tiba tiba ketika menggerakkan tubuh seperti ketika berjalan atau pun yang lainnya merupakan tanda tanda penyakit stroke juga.
  • Sering pusing, penderita penyakit stroke juga akan lebih sering merasakan pusing kepala. Pusing kepala bisa ringan sampai benar benar terasa sekali, karena salah satu tanda tanda penyakit stroke juga pusing kepala yang sangat luar biasa.
  • Penurunan penglihatan, penglihatan yang kabur atau menjadi ganda bagian dari tanda tanda penyakit stroke juga oleh sebab itu perlu hati hati apabila mengalami hal seperti ini.
  • Mati rasa, di beberapa bagian tubuh juga akan mengalami mati rasa apabila tidak di menderita penyakit stroke.

Jika tanda tanda penyakit stroke sudah mulai muncul maka sebaiknya segera mengobati penyakit stroke dengan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar tidak akan memberikan dampak yang semakin parah pada tubuh. pengobatan harus dilakukan dengan baik agar bisa sembuh dari penyakit stroke. Mulai menjaga makanan agar kadar gula darah, dan juga kolesterol tetap stabil dan juga normal.

Tanda Tanda Penyakit Stroke

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya

Penyakit Stroke dan PenyembuhannyaPenyakit stroke adalah salah satu bentuk gangguan kerja otak yang penyebabnya adalah akibat sirkulasi darah menuju ke otak terganggu. Penyebab stroke akibat dua hal yakni adalah karena penyubatan didalam pembuluh darah dan juga akibat pembuluh darah yang pecah.

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya

Mereka yang berusia lanjut yang terkena penyakit stroke akibat dari pengerasan pembuluh darah serta penimbunan lemak didalam pembuluh darah. penyakit stroke yang dialami di usia remaja serta di usia produktif umumnya terjadi akibat penggunaan bahan narkotika, stress, pola hidup yang kurang baik, mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, dan juga akibat dari faktot genetik.

Penyakit stroke terbagi menjadi dua jenis, yakni penyakit stroke ringan dan juga stroke berat. Untuk gejala stroke ringan, maka biasanya mirip dengan gejala stroke berat. Stroke ringan biasanya terjadi disaat sirkulasi darah mengalami sumbatan, dan darah menuju ke otak berkurang. Aliran darah yang tersumbat ini akan menyebabkan pembekuan darah. dan kemudian, dala waktu singkat biasanya darah akan kembali mengalir lewat arteri atau juga lewat vena. Stroke ringan adalah suatu sinyal untuk mereka yang mengalami penyakit stroke berat.

Oleh sebab itulah, sangat penting sekali dalam melakukan pengobatan stroke dan penyembuhan sejak dari kini. Karena untuk mencegah resiko menjadi stroke berat. Sedangkan gejala stroke berat yang biasanya terjadi adalah kesemutan yang muncul di sebagian tubuh, susah untuk berbicara dengan jelas, susah dalammengungkapkan pikirannya, mengalami kesulitan dalam pemahaman mengenai apa yang ia ucapkan, merasa pusing dan juga susah dalam menerima informasi dengan baik.

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya

Penyakit stroke dan penyembuhannya adalah suatu hal yang dikatakan tidak mudah. Karena dalam penyakit stroke dan penyembuhannya sangat membutuhkan kesabaran, kerjasama antara perawat dan juga pasien, serta kedisiplinan dan keuletan untuk bisa menghadapi penyakit stroke. Dalam Penyakit Stroke dan Penyembuhannya yang paling penting adalah pencegahan, pengobatan sesaat dan juga setelah terkena penyait stroke, dan melakukan rehabilitasi pada penderita penyakit stroke.

Untuk Penyakit Stroke dan Penyembuhannya yang pertama adalah pencegahan. Dalam pencegahan penyakit stroke maka yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup yang baik, melakukan olahraga dengan teratur, dan kurangi makanan yang mengandung lemak, makanan cepat saji, serta jangan merokok, atau juga minum minuman yang mengandung alkohol. Penyakit Stroke dan Penyembuhannya dapat Anda lakukan dengan melakukan airway, breathing, serta circulation.

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya yang dilakukan ini biasanya sesaat sedang terjadinya stroke. Penyakit Stroke dan Penyembuhannya dengan teknik airway ini adalah membuka jalan napas bagi si penderita stroke. Dan setelah itu breathing memberikan bantuan oksigen dari hidung dan juga napas buatan. Kemudian circulation adalah dengan cara melakukan pemantulan EKG. Hal ini biasanya banyak dilakukan dirumah sakit.

Sedangkan untuk Penyakit Stroke dan Penyembuhannya yang lainnya bsia dilakukan juga dengan dua cara yakni lewat pemberian obat-obatan medis dari dokter. Dan juga dengan cara melakukan fisioterapi. Jalan memberikan obat-obatan medis dari dokter biasanya dilakukan secara terus menerus dengan menjaga kadar kolesterol didalam darah. sedangkan untuk terapi fisioterapi ini biasanya dilakukan untuk bisa menjalankan dan mengembalikan lagi kerja otot dalam tubuh supaya kondisinya bisa baik seperti semula. Fisioterapi ini dilakukan pada pasien yang harus didampingi dengan instruktur. Dan terapi ini juga diharuskan membawa jadwal rutin dan juga disiplin melakukannya. Karena jika Anda tidak melakukannya dengan rutin, maka bisa beresiko menyebabkan kelumpuhan.

Untuk Penyakit Stroke dan Penyembuhannya biasanya tingkat keberhasilannya berbeda-beda. Ada yang berhasil dengan sempurna, dan ada juga yang sekitar 50% saja berhasil. Presentase mengenai kesembuhan pada penyakit stroke ini biasanya tergantung dari kondisi penyakit stroke yang dialami oleh orang tersebut. Dan selain itu juga mengenai kedisipliinan, keuletan, dan kemauan dari si penderita untuk bisa sembuh juga salah satu pengaruh besar peningkatan presentase dalam kesembuhan penyakit syroke.

Dan mendapatkan dukungan atau motivasi dari orang terdekat adalah suatu hal yang penting. Dukungan ini bertujuan supaya bisa memberikan dorongan bagi penderita stroke, misalnya seperti kasih sayang dari keluarga yang membuat si penderita akan lebih merasa disayangi dan dibutuhkan keberadaannya.

Untuk penderita stroke, biasanya mereka akan mengalami depresi berat setelah mereka mengetahui mengidap penyakit atau seranan stroke. Dan hal ini jangan Anda biarkan dalam waktu lama, karena akan menyebabkan jiwanya menjadi terganggu pada si penderita. Untuk melakukan terapi psikologis pada penderita stroke bisa dijalankan oleh anggota keluarga bagi si penderita dan juga mendapatkan bantuan dari ahli yang profesional.

Selain itu, pola hidup yang sehat yang harus dijalani adalah seperti mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi dan gizi tinggi, membantu melancarkan sirkulasi darah dengan baik, sehingga penyempitan atau penyumbatan didalam pembuluh darah bisa diatasi dengan baik. jangan lupa minum air putih yang cukup sehari 2 liter, dan melakukan olahraga ringan dan tidak terlalu berat.

Itulah informasi mengenai Penyakit Stroke dan Penyembuhannya. Semoga informasi Penyakit Stroke dan Penyembuhannya ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penyakit Stroke dan Penyembuhannya

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit stroke

Gejala penyakit stroke – gejala penyakit stroke adalah tanda tanda atau ciri ciri yang bisa menyebabkan stroke ini datang. Stroke adalah jenis penyakit yang menyerang pada bagian saraf saraf tubuh, yang berakibatkan kelumpuhan, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan cepat. Penyebab stroke adalah bisa disebabkan oleh merokok, dan juga bisa disebabkan oleh penyakit darah tinggi. Kemudian, ada juga cara mencegah stroke ini, dan cara mencegahnya dengan mudah adalah dengan cara melakukan olahraga yang teratur.

penyakit stroke

penyakit stroke

Selain gejala penyakit stroke ini, ada juga obat tradisional stroke ini, yaitu dengan menggunakan kulit manggis. Penyakit ini, kebanyakan terjadi pada usia senja. Usia senja inilah yang mudah terserang berbagai macam atau jenis penyakit.

Gejala penyakit stroke 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa gejala penyakit stroke ini. Dan berikut beberapa gejalanya adalah :

  • Saluran pernafasan yang tersumbat

Gejala penyakit stroke adalah akan mengalami saluran nafas yang tersumbat. Saluran nafas yang tersumbat atau sesak nafas ini, bisa terjadi pada siapa saja, bagi yang sudah mengalami stroke. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan stroke ini terjadi. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, stroke ini bisa berbahaya dan bisa mendatangkan kelumpuhan pada tubuh, apabila dalam melakukan tindakan atau penanganan telat untuk melakukannya.

  • Akan mengalami cegukan

Gejala penyakit stroke adalah akan mengalami cegukan. Cegukan ini, awalnya sebagai pertanda untuk anak kecil, jika ingin tumbuh besar. Tetapi disisi lain, cegukan ini, juga bisa sebagai tanda bahwa stroke akan datang. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan penyakit ini muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah terjadi pada diri Anda. Yang intinya, penyakit ini, bisa berbahaya dan bisa memunculkan kelumpuhan pada tubuh atau badan, apabila dalam melakukan penanganan atau tindakan telat untuk melakukannya.

  • Akan mengalami mudah letih

Gejala penyakit stroke adalah akan mengalami rasa mudah letih. Biasanya orang yang mudah letih ini, bisa disebabkan oleh pekerjaan yang cukup berat. Tetapi disisi lain, jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan stroke ini terjadi. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, stroke ini, bisa membahayakan untuk semua orang, dan juga bisa mendatangkan kelumpuhan pada tubuh atau badan, apabila dalam melakukan penanganan atau tindakan telat untuk dilakukannya.

  • Akan mengalami kemurungan pada wajah

Gejala penyakit stroke adalah akan mengalami kemurangan pada wajah. Kemurangan pada wajah ini, bisa dialami pada siapa saja, jika yang sudah pernah mengalami stroke. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan stroke ini datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, stroke ini, bisa mendatangkan kelumpuhan, yang lumpuh ini, bisa berbahaya bagi tubuh atau badan, apabila dalam melakukan tindakan atau penanganan, sangat telat, untuk dilakukan.

  • Bagian kepala mengalami sakit yang tidak akan hilang

Gejala penyakit stroke adalah bagian kepala mengalami sakit yang secara terus menerus. Sakit kepala yang kemungkinan tidak akan hilang, bisa dialami pada siapa saja, bagi yang sudah mengalami stroke. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan penyakit ini datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang intinya, stroke ini bisa mendatangkan lumpuh pada tubuh, apabila dalam melakukan penanganan atau tindakan telat untuk dilakukannya.

  • Bagian tubuh akan mengalami rasa sakit

Gejala penyakit stroke adalah bagian tubuh akan mengalami rasa sakit. Rasa sakit pada tubuh ini,  bisa terjadi pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami stroke. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan stroke ini datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami stroke. Yang intinya, stroke ini, bisa berbahaya dan bisa mendatangkan lumpuh pada tubuh atau badan, apabila dalam melakukan penanganan atau tindakan telat untuk diatasinya.

  • Keseimbangan tubuh akan menghilang

Gejala penyakit stroke adalah keseimbangan tubuh akan menghilang. Maksud dari keseimbangan tubuh akan menghilang adalah secara tidak sengaja akan mengalami rasa pusing kepala, yang menyebabkan pingsan. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan stroke ini, datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami stroke. Yang intinya, stroke ini, bisa berbahaya dan bisa mendatangkan kelumpuhan, apabila dalam melakukan penanganan telat untuk mengatasinya.

  • Akan mengalami kesemutan

Gejala penyakit stroke adalah akan mengalami kesemutang pada bagian kaki dan tangan. Jenis gejala inilah yang bisa mendatangkan stroke ini datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami stroke. Yang intinya, penyakit ini, bisa mendatangkan lumpuh pada tubuh, apabila dalam melakukan tindakan, telat untuk mengobatinya.

Gejala Penyakit stroke

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Penyakit Stroke

Faktor penyebab penyakit stroke – faktor penyebab penyakit stroke adalah beberapa penyebab yang bisa menyebabkan stroke ini terjadi. Stroke adalah penyakit yang menyerang pada seluruh anggota tubuh tidak bisa bergerak atau mengalami kelumpuhan. Stroke ini bisa terjadi pada siapa saja, baik wanita ataupun pria, baik muda ataupun tua. Tetapi lebih sering mengalaminya adalah pada usia lanjut.

gejala-stroke

penyakit stroke

Selain faktor penyebab penyakit stroke ini, ada juga gejala stroke adalah akan mengalami kebingungan. Cara mencegah stroke ini bisa dilakukan dengan cara berolahraga yang rutin dan teratur. Dan obat stroke ini, juga bisa menggunakan bahan yang tradisional, salah satunya dengan menggunakan wortel.

Faktor penyebab penyakit stroke 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa faktor penyebab penyakit stroke ini. Dan berikut faktor penyebabnya adalah :

  • Bisa disebabkan oleh faktor umur

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh faktor umur. Biasanya umur yang sudah lanjut atau tua, rentan terhadap berbagai macam penyakit, salah satunya adalah stroke. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, penyakit ini, bisa menimbulkan bahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh penyakit hipertensi

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh penyakit hipertensi. Penyakit hipertensi ini bisa disebut dengan penyakit darah tinggi atau tekanan darah tinggi. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya penyakit ini, bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh penyakit obesitas

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh penyakit obesitas. Penyakit obesitas ini, bisa disebut dengan kegemukan yang artinya pada berat badan akan melebihi kapasitas pada umumnya. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, penyakit ini, bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atasi penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh penyakit diabetes melitus

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh penyakit diabetes melitus. Penyakit ini bisa disebut dengan kencing manis. jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah terjadi pada diri Anda. Yang dasarnya, penyakit ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh penyakit jantung

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh penyakit jantung. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami stroke ini. Yang dasarnya, penyakit ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh merokok

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh merokok yang sering dilakukan. Merokok ini, juga bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Diantaranya adalah bisa menyebabkan penyakit asma, penyakit hipertensi, serangan jantung, penyakit kanker paru paru, dan juga bisa menyebabkan ganggunan pada kehamilan. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah terjadi pada diri Anda. Yang dasarnya, penyakit ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh penyakit sel sabit

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh penyakit sel sabit. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. Yang dasarnya, penyakit ini bisa sangat berbahaya, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan oleh faktor genetik

Faktor penyebab penyakit stroke adalah bisa disebabkan oleh faktor genetik. Faktor genetik adalah faktor yang bersifat turun menurun dari salah satu anggota kelurga. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya stroke ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah terjadi pada diri Anda. Yang dasarnya, penyakit ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Faktor Penyebab Penyakit Stroke

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Stroke pada Usia Muda

Penyakit Stroke Pada Usia MudaPenyakit Stroke merupakan suatu penyakit defisit dari neurologis akut yang penyebabnya adalah akibat gangguan pembuluh darah otak yang terjadi dengan mendadak dan hal ini bisa menimbulkan suatu kecacatan atau kematian.

Penyakit Stroke

Secara umum, penyakit stroke adalah suatu kondisi yang mengistilahkan dari suatu kondisi yang terjadi akibat gangguan pada peredaran darah otak. Penyakit stroke atau gangguan aliran darah pada otak yang juga dianggap sebagai suatu serangan otak, dalam bentuk penyebab terjadinya kecacatan.

Hingga saat ini jumlah penderita penyakit stroe diseluruh dunia yang berusia dibawah 45 tahun dan terus mengalami peningkatan. Dan pada konferensi yang dilakukan oleh ahli saraf internasional di Inggris dilaporkan jika ada lebih dari sebanyak 1000 penderita penyakit stroke yang usianya kurang dari 30 tahun. Dan badan kesehatan Dunia atau WHO memprediksikan bahwa kematian yang terjadi akibat penyakit stroke akan mengalami peningkatan seiring dengan kematian penyakit jantung dan juga penyakit kanker yang kurang lebih sebanyak 6 juta di tahun 2010 dan menjadi 8 juta di tahun 2030.

Penyakit Stroke pada Usia Muda

Penyakit Stroke pada Usia Muda

Penyakit stroke pada usia muda biasanya berhubungan dengan pola hidup kaum muda yang lebih banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak tinggi dan malas bergerak. Hal ini merupakan suatu pemicu dari terjadinya lemak mengalami penumpukan. Kadar kolesterol yang dibawah 200 mg/dl dianggap suatu kondisi yang aman, sedangkan untuk kadar kolesterol diatas 240 mg/dl sudah masuk kategori berbahaya dan bisa menempatkan seseorang mengalami resiko penyakit jantung dan juga stroke. Selain itu juga, mengonsusmi gula dengan berlebihan atau menyukai jenis makanan yang manis-manis, adalah salah satu pemicu dari terjadinya penyakit diabetes. Penyakit diabetes adalah salah satu resiko dari terjadinya penyakit stroke pada usia muda.

Penyakit diabetes melitus jika ditambahkan dengan kolesterol tinggi, trigliserida yang tinggi dan tekanan darah tinggi, maka 4 kali lebih besar menimbulkan resiko penyakit stroke pada usia muda. Bahkan penyakit hipertensi adalah salah satu penyebab yang paling besar dari terjadinya penyakit stroke, baik tekanan darah sistolik atau juga diastoliknya.

Dan selain itu, merokok adalah suatu penyebab nyata dari kejadian penyakit stroke pada usia muda yang lebih nyata dibandingkan dengan penyakit stroke di usia lanjut. Perokok biasanya mempunyai resiko 7 kali lebih besardalam mengalami penyakit stroke daripada mereka yang tidak merokok atau juga sudah berhenti merokok. Dan menurut berbagai fakta yang ditimbulkan mengenai penyakit stroke pada usia muda, teori pada para ahli dan juga menurut hasil penelitian sebelumnya yang dilaukan, maka harus dilakukan lagi mengenai penelitian faktor resiko stroke yakni jenis kelamin, perilaku merokok, dan penggunaan dari amfethamin, serta lainnya.

Resiko dari penyakit stroke pada usia muda biasanya lebih menyerang pria. Pria mempunyai kecenderungan lebih besar untuk terkena penyakit stroke pada usia muda dibandingkan dengan wanita dan perbandingannya adalah 2 :1. Meskipun pada pria, biasanya lebih rawan dibandingkan wanita di usia muda. Namun para wanita biasanya akan menyusul setelah usia mereka memasuki usia menopause. Dan hasil-hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan jika hormon mempunyai peranan yang besar untuk terjadinya hal ini. Yang melindungi para wanita hingga saat ini bisa melahirkan anak.

Penyakit stroke pada usia muda akibat merokok. Merokok adalah penyebab yang paling nyata dari penyakit stroke pada usia muda dibandingkan pada usia lanjut. Resiko dari penyakit stroke pada usia muda akan semakin berkurang jika mengurangi rokok atau berhenti. Dan hal ini sudah nampak jelas sekali selama periode 2-4 tahun setelah berhenti merokok. Harus diingat bahwa merokok adalah salah satu hal yang bisa memicu dari terjadinya produksi fibrinogen, atau faktor penggumpal darah yang lebih banyak sehingga akan merangsang dari terjadinya aterosklerosis.

Peningkatan penderita penyakit stroke usia muda diakibatkan karena pola hidup yang kurang baik seperti merokok dan juga semakin besar dampak yang muncul misalnya seperti perilaku merokok yang akan membuat badan Kesehatan Dunia atau WHO melakukan kerja sama dengan beberapa organisasi yang bergerak pada bidang pencegahan dan juga penanggulangan penyakit stroke untuk bisa mengeluarkan program yang membantu mengurangi resiko terjadinya penyakit stroke akibat merokok.

Secara umum, tubuh kita lewat funugsi hati yang akan membentuk kolesterol sekitar 1000 mg dalam sehari dari lemak jenu. Dan selain itu juga tubuh bisa mengalami kelebihan kolesterol jika mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi. Kolesterol inilah yang kemudian menempel pada permukaan disebelah dalam dinding pembuluh darah yang bentuknya mirip seperti karat dan lama kelamaan akan semakin menebal dan pada akhirnya menimbulkan terjadinya penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis. Jika didaerah pembuluh darah menuju ke daerah otot jantung terhalang akbat penumpukan kolesterol maka hal ini akan menyebabkan terjadinya serangan jantung sementara jika yang tersumbat adalah dibagian pembuluh darah otak, maka akan menyebabkan terjadinya penyakit stroke.

Dan salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan jika sebagian besar pasien yang tidak mempunyai riwayat hioerkolesterolemia akni 71,7% sedangkan yang mempunyai riwayat hiperkolesterolemia sebesar 28,3%.

Itulah informasi mengenai penyakit stroke pada usia muda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penyakit Stroke pada Usia Muda

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik disebabkan oleh perdarahan ke dalam jaringan otak (disebut hemoragia intraserebrum atau hematom intraserebrum) atau ke dalam ruang subaraknoid, yaitu ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak 9disebut hemoragia subaraknoid). Ini adalah jenis stroke yang paling mematikan, tetapi relatif hanya menyusun sebagian kecil dari stroke total :10-15% untuk perdarahan intraserebrum dan sekitar 5% untuk perdarahan subaraknoid.

Stroke-Hemoragik

Perdarahan dari sebuah arteri intrakranium biasanya disebabkan oleh aneurisma (arteri yang melebar) yang pecah atau karena suatu penyakit. penyakit yang menyebabkan didning arteri menipis dan rapuh adalah penyebab tersering perdarahan intraserebrum. Penyakit semacam ini adalah hipertensi (peningkatan tekanan darah) atau angiopati amiloid (di mana terjadi pengendapan protein di dinding arteri-arteri kecil di otak). Jika seseorang mengalami perdarahan intraserebrum, darah dipaksa masuk ke dalam jaringan otak, merusak neuron (sel-sel otak) sehingga bagian otak yang terkena tidak dapat berfungsi dengan benar.

Pecahnya sebuah aneurisma merupakan penyebab tersering perdarahan subaraknoid. Pada perdarahan subaraknoid, darah di dorong ke dalam ruang subaraknoid yang mengelilingi otak. Jaringan otak pada awalnya tidak terpengaruh, tetapi pada tahap selanjutnya dapat terganggu.

Kadang satu-satunya gejala selanjutnya subaraknoid adalah nyeri kepala, tetapi jika diabaikan gejala ini dapat berakibat fatal. Nyeri kepala khas pada perdarahan subaraknoid timbul mendadak parah dan tanpa sebab yang jelas. Pasien menerangkannya sebagai “kepala seperti dipukul palu”, sakit kepala terparah seumur hidupku”, atau seperti ada orang yang menendag-nendang mau keluar dari atas kepalaku”. Nyeri kepala ini sering disertai oleh muntah, kaku leher, atau kehilangan kesadaran sementara. Jika Anda atau siapapun mengalami gejala-gejala ini, panggilah ambulans segera.

Namun, hampir 30% dari semua perdarahan subaraknoid memperlihatkan gejala yang berbeda dengan yang dijelaskan di atas dan perdarahan subaraknoid yang kecil, terutama pada orang berusia lanjut, mungkin tidak menimbulkan nyeri kepala hebat atau memiliki serangan yang parah. Karena itu, semua nyeri kepala yang timbul mendadak harus segera diperiksakan ke dokter.

1. Stroke Hemoragik Intraserebral

Stroke jenis ini menimpa 15% kasus. Banyak terjadi di dalam otak. Tergolong membahayakan. Pada kasus ini, sebagian besar orang yang mengalaminya bisa menderita lumpuh dan sudah diobati. Stroke perdarahan terjadi di dalam otak. Biasanya mengenai basal ganglia, otak kecil, batang otak dan otak besar. Jika yang terkena di daerah talamus, sering penderita stroke hemoragik intraserebral ini sulit untuk di tolong meskipun dilakukan tindakan operatif untuk mengecakuasi perdarahannya.

2. Stroke hemoragik subaraknoid

Terjadi pada 5% kasus. Memiliki kesamaan dengan stroke hemoragik intraserebral. Yang membedakannya, stroke ini terjadi di pembuluh darah di luar otak, tapi masih di daerah kepala, seperti di selaput otak atau bagian bawah otak. Meski tidak di dalam otak, perdarahan itu bisa menekan otak. Hal ini terjadi akibat adnaya aneurisma yang pecah atau AVM.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Stroke Iskemik Adalah

Hampir 85% stroke iskemik disebabkan oleh :

– Sumbatan oleh bekuan darah

– Penyempitan sebuah arteri atau beberapa arteri yang mengarah ke otak atau

– Embolus (kotoran) yang terlepas dari jantung atau arteri ekstrakrani (arteri yang berada di luar tengkorak( yang menyebabkan sumbatan di satu atau beberapa arteri intrakrani (arteri yang ada di dalam tengkorak)

Penyebab-penyebab di atas merupakan infark otak atau stroke iskemik. Pada orang berusia lebih dari 65 tahun, penyumbatan atau penyempitan dapat disebabkan oleh aterosklerosis (mengerasnya arteri). Hal inilah yang terjadi pada hampir dua pertiga pasien stroke iskemik. Embolisme cenderung terjadi pada orang yang mengidap penyakit jantung (misalnya, denyut jantug cepat tidak teratur, penyakit katup jantung dan sebagainya.

stroke

Secara rata-rata, seperempat dari stroke iskemik disebabkan oleh embolisme, biasanya dari jantung (stroke kardioembolik). Bekuan darah dari jantung umumnya terbentuk akibat denyutan jantung yang tidak teratur (misalnya fibrilasi atrium), kelainan katup jantng (termasuk katup buatan dan kerusakan katup akibat penyakit rematik jantung), infeksi di dalam jantung (dikenal sebagai endokarditis), pembedahan jantung.

Sebagian besar stroke iskemik terjadi di hemisfer otak, meskipun terjadi di serebelum (otak kecil) atau batang otak. Beberapa stroke iskemik di hemisfer tampaknya bersifat ringan (sekitar 20% dari semua stroke iskemik) ; stroke in asimtomatik (tak bergejala; hal ini terjadi pada sekitar sepertiga pasien usia lanjut) atau hanya menimbulkan kecanggungan, kelemahan ringan (biasanya hanya satu lengan) atau masalah daya ingat. Namun, stroke ringan berganda dan berulang dapat menimbulkan cacat berat, penurunan kognitif dan demensia.

Serangan stroke iskemik sesaat

Sekitar 1 dari 100 orang dewasa akan mengalami paling sedikit satu kali serangan iskemik sesaat (transient ischaemic attack) seumur hidup mereka. Jika tidak diobati dengan benar, sekitar sepersepuluh dari para pasien ini kemudian akan mengalami stroke (biasanya stroke iskemik) dalam tiga bulan setelah serangan pertama dan sekitar sepertiga akan terkean stroke dalam 5 tahun setelah serangan pertama. Probabilitas terkena stroke meningkat sekitar satu setengah kali lipat untuk setiap penambahan usia sepuluh tahun dan lebih tinggi pada mereka yang semakin sering mengalami transient ischaemic attack atau TIA.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Stroke Adalah

strke1Penyakit stroke adalah penyebab cacat nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Penyakit ini telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dan semakin penting dengan dua pertiga stroke sekarang terjadi di negara-negara yang sedang berkembang. Secara global, pada saat tertentu sekiatr 80 juta orang menderita akibat stroke. Terdapat sekitar 13 juta korban stroke baru setiap tahun, di mana sekitar 4,4 juta di antaranya meninggal dalam 12 bulan. Terdapat sekitar 250 juta anggota keluarga yang berkaitan dengan para pengidap stroke yang bertahan hidup. Selama perjalanan mereka, sekitar 4 dari 5 lima keluarga akan memiliki salah seorang anggota mereka yang terkena stroke.

Stroke adalah penyakit otak paling destruktif dnegan konsekuensi berat, termasuk beban psikologis, fisik dan keuangan yang besar pada pasien, keluarga mereka dan masyarakat. Pada kenyataannya, banyak orang yang lebih takut akan menjadi cacat oleh stroke dibandingkan dengan kematian itu sendiri. Jika tidak ada perbaikan dalam metode-metode pencegahan yang ada sekarang, jumlah stroke dan korban stroke akan tumbuh pesat dalam beberapa dekade mendatang.

Stroke dahulu dianggap sebagai penyakit yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi pada siapa saja, dan sekali terjadi tidak ada lagi tindakan efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi stroke. Namun, data-data ilmiah terakhir secara meyakinkan telah membuktikan hal yang sebaliknya.

Selama dekade terakhir telah terjadi kemajuan besar dalam pemahaman mengenai faktor risiko, pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi stroke. Kita sekarang mengetahui bahwa stroke dapat diperkirakan dan dapat dicegah pada hampir 85% orang. juga terdapat terapi efektif yang dapat secara subtansial memperbaiki hasil akhir stroke. Pada kenyataannya, sekitar sepertiga pasien stroke sekarang dapat pulih sempurna dan proporsi ini dapat meningkat jika pasien selalu mendapat terapi darurat dan rehabilitasi yang memadai.

Stroke menimbulkan beban yang sangat besar pada para pengidap stroke, keluarga dan orang yang merawat penderita stroke, serta pada masyarakat. Setiap tahun sekitar 0,2 % populasi mengalami stroke dengan sekitar sepertiganya meninggal dalam 12 bulan berikutnya, sepertiga lainnya mengalami cacat permanen (sering membutuhkan bantuan dari orang lain) dan sepertiga lagi memperoleh kembali kemandirian mereka.

Orang yang bertahan hidup dari serangan stroke memiliki risiko besar kembali terkena stroke atau serangan jantung. Memang, banyak orang takut terhadap serangan stroke berikutnya karena mereka mengganggap bahwa stroke yang membuat cacat adalah sebuah nasib yang lebih mengerikan dibanding kematian.

Stroke merupakan tantangan yang luar bias abesar bagi masyarakat karena jumlah orang yang terkena kemungkinan akan sangat meningkat dalam waktu dekat. Risiko terkena stroke meninigkat seiring usia dn populasi kita secara progresif menjadi lebih tua.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Diet Penyakit Stroke

Stroke atau penyakit peredaran darah otak adalah kerusakan pada bagian otak yang terjadi bila pembuluh darah yang membawa oksigen dan zat-zat gizi ke bagian otak tersumbat atau pecah. Akibatnya, dapat terjadi beberapa kelainan yang berhubungan dengan kemampuan makan pasien yang pada akhirnya berakibat penurunan status gizi. Untuk emgtasi keadaan tersebut diperlukan dite khusus.

Tujuan dilakukan diet pada penyakit stroke adalah untuk memberikan makanan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien dengan memperhatikan keadaan komplikasi penyakit, memperbaiki keadaan stroke, seperti disfagia, pneumonia, kelainan ginjal dan dekubitus. Serta mempertahanlkan keseimbangan cairan dan elektrolit.

diet-penyakit-stroke

Namun sebelum dilakukan diet untuk penderita penyakit stroke, diperlukan pemenuhan syarat dalam melakukan diet stroke, adalah :

1. Protein cukup yaitu 0,8-1 g/kg BB. Apabila pasein berada dalam keadaan gizi kurang, protein diberikan 1,2-1,5 g/kg BB. Apabila penyakit disertai komplikasi gagal ginjal kronik protein diberikan rendah yaitu 0,6 g/kg BB.

2. Energi yang cukup yaitu 25-45 kkal/kg BB. Pada fase akut nergi diberikan 1100-1500 kkal/ hari.

3. Lemak cukup yaitu 20-25% dari kebutuhan energi total. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda, batasi sumber lemak jenuh yaitu 10 % dari kebutuhan energi total. Kolesterol dibatsi 300 mg.

4. Karbohidrat cukup yaitu 60-70% dari kebutuahn energi total. Untuk pasien dengan diabetes mellitus diutamalan karbohidrat kompleks.

5. Vitamin cukup, terutama vitamin A, riboflavin B6, asam folat, B12, C dan vitamin E.

6. Mineral cukup, terutama kalsium, magnesium dan kalium. Penggunaan natrium dibatasi dengan memberikan garam dapur maksimal 1 ½ sendok teh/ hari (setara dengan kira-kira 5 gram garam dapur atau 2 gram natrium).

7. Serat cukup, untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah konstipasi.

8. Cairan cukup yaitu 6-8 gelas/hari, kecuali pada keadaan edema dan aistes, cairan dibatasi. Minuman hendaknya diberikan setelah selesai makan agar porsi makanan dapat dihabiskan. Untuk pasien dengan disfagia, cairan diberikan secara hati-hati. Cairan dapat dikentalkan dengan gel atau guarcol.

9. Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan pasien.

10. Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering

Bahan makanan yang dianjurkan untuk penyakit stroke :

1. Sumber Karbohidrat : Beras, kentang, ubi, singkong, hunkwe, tapioka, sagu, biskuit, bihun.

2. Sumber protein hewani : Daging sapi dan ayam tanpa kulit, ikan, telur ayam, susu skim.

3. Sumber protein nabati : Semua kacang-kacangan dan produk olahan (Tahu, tempe).

4. Sayuran : Bayam, wortel, kangkung, kacang panjang, labu siam, tomat, taoge.

5. Buah-buahan : Buah segar, di jus ataupun di olah dengan cara di setup. Seperti pisang, papaya, mangga, jambu biji, melon, semangka.

6. Sember lemak : minyak jagung dan minyak kedelai; margarine dan mentega dikonsumsi dalam jumlah terbatas, Santan encer.

Bahan makanan yang tidak dianjurkan untuk penderita stroke :

1. Sumber Karbohidrat : Mie, soda (Baking powder), kue-kue yang terlalu manis.

2. Sumber protein hewani : Daging sapi dan ayam yang berlemak, jeroan, keju, protein hewani yang diawetkan.

3. Sumber protein nabati : Pindakas, Produk kacang-kacangan olahan yang diawetkan.

4. Sayuran : Sayur-sayuran yang mengandung gas seperti kol, sawi, kembang kol, lobak.

5. Buah-buahan : Buah-buahan yang mengandung gas seperti durian, nangka, dan buah-buah yang diawetkan (Buah kaleng).

6. Sember lemak : santan kental dan produk goreng-gorengan.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Makalah Penyakit Stroke

Stroke adalah penyebab kematian nomor tida di dunia setelah penyakit jantung dan kanker, serta merupakan penyebab kecacatan nomor satu di dunia. Yang mengkhawatirkan kita belakangan ini adalah prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama di negara-ngera berkembang seperti di Indonesia.

stroke-adv1

Di Indonesia diperkirakan dalam setiap tahunnya ada 500.000 penduduk yang terkena serangan stroke. Sekitar 2,5 % meninggal, dan sisanya cacat ringan maupun berat. Angka ini diperkirakan akan semakin meningkat di kemudian hari, oleh karena perubahan gaya hidup, lingkungan yang semakin tidak sehat, jenis makanan yang semakin beragam dan semakin berlemak. Bisa dibayangkan berapa beban yang harus ditanggung oleh setiap keluarga.

Angka kejadian stroke pada laki-laki dan perempuan hampir sama. Hanya ada sedikit perbedaan faktor risiko pada perempuan dan laki-laki. Pada perempuan, selain faktor risiko stroke yang biasa (seperti hipertensi, kolesterol, obesitas) juga ada faktor risiko lainnya yaitu kehamilan konsumsi pil KB. Wanita yang sedang hamil lebiih berisiko stroke dikarenakan kemungkinan tekanan darah yang meningkat.

Mungkin penyebab yang paling jelas terlihat pada zaman sekarang adalah tingginya tingkat stres serta perubahan pola hidup orang zaman sekarang dibandingkan zaman dahulu. Seperti kita ketahui, beberapa faktor risiko stroke adalah tingkat kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas dan diabetes. Pola hidup yang semakin tidak sehat sekrang ini, seperti jarang berolahraga, sering makan junk food atau stres karena pekerjaan, akan meningkatkan faktor risiko terkena stroke tersebut.

Untuk mencegah stroke harus dimulai memerangi faktor-faktor risiko dari stroke itu sendiri (seperti hipertensi, obesitas dan kencing manis). Dengan memerangi faktor-faktor risiko tersebut, stroke dapat diperkirakan dan dicegah hingga 85%. Pada kenyataannya, sekitar 1/3 pasien stroke sekarang dapat pulih sempurna dan proporsi ini dapat meningkat  jika pasien selalu mendapat terapi darurata dan rehabilitasi yang memadai dari para profesional.

Stroke dapat disebabkan oleh faktor keturunan karena faktor-faktor risiko terjadinya stroke seperti hipertensi dan kencing manis umumnya menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam beberapa penelitian memang ditemukan kaitan keturunan dengan angka kejadian stroke.

Gejala dan tanda awal stroke sangat beragam, mulai dari kesemutan, kelumpuhan anggota gerak sampai bicara pelo. Sakit kepala pun terkadang dapat menyebabkan gejala-gejala yang menyerupai gejala stroke tersebut. Nyeri kepala dadakan tersebut bisa juga hanya sakit kepala biasa. Untuk memastikan ada tidaknya gejala stroke dapat berkonsultasi dengan dokter.

 

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Komplikasi Penyakit Stroke

mediumSetelah suatu stroke sel-sel otak yang mati dan hematom yang terbentuk akan diserap kembali (reabsorpsi) secara bertahap. Setelah stroke iskemik atau perdarahan intraserebrum, sela yang mati dan hematom itu diganti oleh kista yang mengandung cairan serebrospinalis yaitu cairan yang membasuh otak dan korda spinalis. Pada kebanyakan kasus, proses alami ini selesai dalam waktu tiga bulan. Pada saat itu, sepertiga dari orang yang selamat akan menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat.

Gejala sisa pada stroke mencakup komplikasi sebagai berikut :

  • 80% pasien stroke mengalami penurunan parsial atau total gerakan dan kekuatan lengan dan atau tungkai di salah satu sisi tubuh (kelumpuhan persiat disebut paresis, kelumpuhan total disebut paralisis).
  • 80-90% menderita kebingungan masalah dengan kemampuan berpikir dan mengingat
  • 30% mengalami satu atau lebih masalah komunikasi. Mereka mungkin tidak mampu berbicara atau memahami bahasa lisan (disebut afasia atau disfasia), gejalanya mencakup kesulitan memilih kata-kata yang tepat untuk diucapkan atau ditulis, kesulitan memahami tulisan, pemakaian kata-kata tanpa makna, dan masalah memahami lelucon. Atau mereka mungkin mereka mengalami kesulitan berbicara, berbicara pelo, atau sama sekali tidak mampu bersuara meskipun tetap mengerti bahasa lisan (disartria).
  • 30% mengalami kesulitan menelan (disfagia)
  • 10% mengalami masalah melihat benda-benda di satu sisi (hemianopia) dan 10% memiliki kelipatan ganda (diplopia)
  • Kurang dari 10% mengalami gangguan koordinasi saat duduk, berdiri atau berjalan (ataksia)
  • 30% mengalami masalah orientasi kiri-kanan dan mungkin tidak menyadari masalahnya.
  • Hingga 70% mengalami gangguan suasana hati, termasuk depresi
  • 20% merasakan nyeri di daerah bahu
  • Kurang dari 10% mengalami kejang atau epilepsi (ayan). Hal ini paling besar kemungkinannya terjadi pada mereka yang mengalami perdarahan intraserebrum
  • Banyak pasien stroke menderita sakit kepala
  • Tanpa pencegahan yang memadai, 20% mengalami infeksi dalam satu bulan pertama setelah stroke, dan ini merupakan salah satu sebab utama kematian. Infeksi ini sering disebabkan oleh terhirupnya makanan atau minuman.
  • Tanpa pencegahan yang memadai 10-20% pasien mengalami dekubitus (luka akibat terlalu lama berbaring/tidur) dengan atau tanpa disertai infeksi dalam bulan pertama. Dekubitus adalah salah satu sebab utama kematian setelah stroke.
  • Kurang dari 10% mengalami masalah dalam pengendalian buang air kecil dan atau buang air besar atau konstipasi (sembelit). Hal ini paling besar kemungkinannya terjadi pada orang yang mengalami stroke berulang atau mengidap demensia.
  • 5% mengalami infeksi saluran kemih pada bulan pertama, salah satu penyebab utama kematian setelah stroke.
  • Hingga 10% mengalami deep vena thrombosis (DVT) dalam bulan pertama.
  • 5% mengalami embolisme paru, di mana bekuan darah terlepas dari tungkai dan menyumbat sebuah arteri utama di paru, dalam bulan pertama. Hal ini mematikan pada sekitar 25% kasus.
  • Kurang dari 1% mengalami infark miokardium dalam bulan pertama. ini terjadi jiak suatu bekuan darah menyumbat salah satu arteri di jantung, menyebabkan kematian otot-otot jantung yang terkena. Namun penyakit ini lebih sering terjadi pada tahap-tahap lanjut, terjadi pada sekitar 30-50% pasien stroke dalam 3 tahun setelah stroke.
  • 30% mengalami cacat sendi dan kontraktur (sendi yang tidak dapat ditekuk atau diluruskan) dalam tahun pertama setelah stroke. Hal ini  terutama terjadi pada pasien hemiplegik-pasien yang saa sekali tidak mampu menggerakan salah satu sisi tubuhnya
  • Sekitar 40% pasien terjatuh dalam tahun pertama setelah stroke, dan para pasien ini 4 kali lebih mungkin mengalami patah tulang panggul dibandingkan dengam mereka yang tidak pernah mengalami stroke.

 

 

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kematian Akibat Penyakit Stroke

kematian-dalam-strokeSebagian penyakit stroke bersifat fatal, sementara yang lain menyebabkan cacat tetap atau sementara. Sekitar 2 dari 10 orang yang mengalami stroke akut akan meninggal dalam satu bulan pertama, 3 dari 10 orang meninggal dalam satu tahun, 5 dari 10 orang meninggal dalam 5 tahun dan 7 dari 10 orang meninggal dalam 10 tahun.

Semakin lama waktu berlalu setelah suatu stroke, semakin kecil risiko meninggal akibat stroke. Risiko kematian terbesar adalah pada tiga hari pertama sekitar 12%. Risiko meninggal dalam 7 hari setelah stroke adalah sekitar 15-17%, dalam dua minggu adalah sekitar 17-20% dan dalam satu bulan adalah 20-25%. Bagi mereka yang bertahan hidup hingga satu bulan, angka kematian per tahun adalah sekiatr 10% yang berarti 1 dari 10 orang yang selamat akan meninggal setiap tahun.

Risiko kematian dalam bulan pertama berbeda-beda bergantung pada jenis stroke : risiko tersebut sekitar 20% untuk stroke iskemik, 40-70% untuk perdarahan intraserebrum dan sekitar 40% untuk perdarahan subaraknoid.

Angka kelangsungan hidup setelah stroke iskemik pertama adalah sekitar 65% pada tahun pertama, sekitar 50% pada tahun kelima, 30% pada tahun kedelapan, dan sekitar 25% pada tahun kesepuluh. Prognosis jangka panjang bagi orang yang pernah mengalami perdarahan intraserebrum hemisferik (perdarahan yang mengenai salah satu hemisfer otak) biasanya lebih baik dariada bentuk-bentuk lain perdarahan intraserebrum dengan angka kematian keseluruhan sekitar 15-30%. Sebagian besar orang dengan perdarahan batang otak atau talamus meninggal segera setelah serangan.

Bagi orang yang mengalami perdarahan subaraknoid, risiko kematian dalam dua hari pertama adalah sekitar 35% tetapi setelah itu turun pesat. Risikonya menjadi sekitar 30% pada minggu pertama dan sekitar 10% pada minggu kedua. Salah satu penyebab utama kematian setelah perdarahan subaraknoid pertama adalah perdarahan ulang. Angka perdarahan ulang adalah sekitar 2% per hari selama 10 hari pertama (sehingga totalnya sekitar 20%). Kejadian perdarahan ulang sedikit lebih kecil daripada 30% pada 30 hari dan sekitar 1,5% per tahun setelah 30 hari.

Risiko meninggal segera setelah suatu stroke akut paling tinggi bagi mereka yang mengalami kehilangan kesadaran pada hari pertama dan semakin dalam tingkat penurunanan kesadaran, semakin besar risiko lematian yang mencapai hampir 80% pada mereka yang mengalami koma dalam memperlihatkan pola bernapas yang tidak teratur atau mengalami paralis berat (hilangnya sama sekali gerakan di lengan atau tungkai yang terkena). Risiko tersebut juga lebih tinggi pada orang berusia lanjut dibandingkan kaum muda dan pada mereka yang mengalami inkontinensia (tidak dapat mengendalikan buang air) akibat stroke.

Sebagian orang yang tampaknya terkena stroke ringan meninggal tidak lama kemudian setelah stroke kedua, serangan jantung, atau akibat denyut atau pernapasan mereka dihentikan oleh batang otak yang mengendalikan fungsi-fungsi ini. Ini merupakan bahaya khusus untuk orang yang mengalami stroke batang otak.

Komplikasi medis paling sering yang berpotensi menyebabkan kematian dalam bulan pertama setelah stroke :

– Pembengkakan otak yang diikuti dengan dislokasi yang menyebabkan tertekannya pusat-pusat vital di otak yang mengendalikan pernapasan dan denyut jantung

Pneumonia aspirasi-infeksi dada akibat masuknya makanan atau cairan ke dalam paru

– Bekuan darah di arteri jantung (infark mikardium) dan paru (emboli paru)

Penyebab tersering kematian stroke setelah satu tahun :

– Infeksi-infeksi saluran kemih, infeksi dada, misalnya pneumonia aspirasi, dan infeksi kulit akibat dekubitus atau luka akibat terlalu lama berbaring di tempat tidur
– Komplikasi kardiovaskluar seperti gagal jantung, serangan jantung dan embolisme paru
– Demensia

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko Penyakit Stroke

Berita baik mengenai stroke adalah bahwa penyakit ini sangat dapat dicegah. Pada kenyataannya, hampir 85% dari semua stroke dapat dicegah. Unsur-unsur pokoknya :
– Mencegah tibulnya faktor risiko dari penyakit stroke
– Menghilangkan sebanyak mungkin faktor risiko penyakit stroke yang ada
– Mengurangi pajanan ke semua faktor risiko yang tidak dapat dihilangkan

Cara terbaik untuk mencegah atau mengurangi faktor risiko stroke adalah gaya hidup yang sehat, yang berarti menyantap makanan yang sehat, aktifitas fisik memadai, dan menjaga keseimbangan emosional. Agar benar-benar efektif, gaya hidup sehat sebaiknya dimulai sejak masa anak-anak dan dilanjutkan seumur hidup.

Juga, terbukti bahwa kecenderungan atau resistensi terhadap banyak penyakit, termasuk stroke, mungkin berawal sejak sama konsepsi (pembuahan) dan berlanjut sepanjang kehamlan. Ketika hamil, terutama pada tahap-tahap awal, faktor-faktor seperti merokok, minum alkohol, stres dan makanan yang kurang memadai, dapat berefek buruk pada risiko stroke dan penyakit kardiovaskuler lain pada kehidupan selanjutnya anak yang belum lahir. Di pihak lain, menghindari faktor-faktir ini selama kehamilan dapat mengurangi risiko anak mengalami stroke dan banyak penyakit kronis lain saat mereka telah dewasa.

Faktor risiko penyakit stroke terbagi menjadi dua, yakni yang dapat dimodifikasi (faktor yang dapat diubah atau diperbaiki) dan tidak dapat dimodifikasi (faktor yang tidak dapat diubah). Faktor risiko yang dapat diubah yang terpenting adalah merokok, hipertensi, ateriosklerosis, penyakit jantung, diabetes, aneurisma intrakranium yang belum pecah, kelebihan alkohol, makanan yang tidak sehat, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, stres kronis, dan depresi.

Faktor risiko yang tidak dapat diubah antara lain adalah pertambahan usia, jenis kelamin, suku bangsa tertentu (orang keturunana Afrika, Afro-Karibia, Asia, Maori dan Kepulauan Pasifik), dan faktor genetis termasuk riwayat stroke dalam keluarga.

Seseorang dapat mengalami peningkatan risiko untuk mengalami stroke. Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki seseorang, semakin besar pula risiko stroke yang mengintai. Sebagai contoh, jika seseorang merokok dan menderita hipertensi, risiko mereka terkena stroke adalah 20 kali lebih besar daripada mereka yang tidak merokok dan tidak menderita hipertensi. Banyak orang memiliki lebih dari dua faktor risiko.

Untuk memperkirakan sendiri risiko Anda terkena stroke dapat digunakan penjumlahan sederhana. Untuk menghitung risiko total Anda, tambahkan skor dari setiap faktor risiko pada tabel dibawah ini :

tabel-risiko-stroketabel-risiko-stroke-2

Tabel diatas dapat dijadikan sebuah petunjuk atau acuan Anda dalam menangani dan memperkirakan risiko stroke pada diri anda dengan skor nilai. Tabel ini dimodifikasi dari The Stroke Foundation New Zealand Guidelines 2003.

Jika jumlah skor antara 1 dan 4, risiko Anda rendah (Anda kemungkinan  5-10% lebih tinggi terkena stroke dibandingkan dengan orang berusia sebaya yang tidak memiliki faktor risiko itu, yaitu orang yang jumlah faktor risikonya 0(nol]. Jika jumlahnya antara 5 dan 9, Anda memiliki risiko yang lumayan rendah untuk terkena stroke (peningkatan kemungkinan terkena stroke 10-20% dibandingkan dengan orang sebaya yang tidak memiliki faktor risiko tersebut). Jika jumlahnya antara 10-13, Anda memiliki risiko cukup tinggi untuk terkena stroke (kemungkinan 20-40% lebih besar). Dan, jika jumlahnya 14 atau lebih, Anda berisiko sangat tinggi terkena stroke (lebih tinggi lagi bila lebih dari 40%).

Jika Anda menetapkan suatu tujuan utnuk mengurangi faktor risio pribadi Anda dan meletakkan skor yang telah diperbaiki pada tabel di atas, Anda akan dapat melihat penurunan risiko Anda terkena stroke.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Saraf Stroke

stroke (1)Penyakit saraf stroke adalah kematian jaringan orak yang mendadak akibat kurangnya supply oksigen. Keadaan ini bisa disebabkan karena otak kekurangan darah akibat adanya sumbatan aliran darah (ischemic stokre) yang disebabkan oleh adanya timbunan plaque dan kolesterol pada dinding pembuluh darah arteri sehingga sifat elastisitasnya berkurang dan aliran darah pun ikut berkurang (Atherosclerosis). Atau bisa juga disebabkan oleh adanya gumpalan darah akibat plaque yang tumbuh membesar sehingga menyumbat lubang arteru (Trombus). Trombus ini dapat pecah dan lepas, membentuk emlbulus yang mengalir dalam pembuluh darah yang sewaktu-waktu akan menyumbat.

Penyebab penyakit saraf stroke lainnya adalah pendarahan di dalam atau disekitar jaringan otak yang disebabkan adanya tekanan atau trauma jaringan otak. Keadaan ini biasa disebut dengan hemorrhagic stroke. Pendarahan dapat terjad dibawah selaput otak maupun di dalam jaringan otak. Penyebab itamanya adalah tekanan darah yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan pembuluh darah kapiler dalam otak pecah dan mengalir ke dalam jariingan otak. Faktor penyebab serangan stroke antara lain penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, kegemukan (obesitas), sering minum-minuman beralkohol, merokok, lanjut usia  (manula), diabetes mellitus, pemakaian pil kontrasepsi (KB), kurang olahraga, dan stress. Stroke dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis ;

  1. Stroke sementara atau transient ischemic attack (penderita pulih kembali dalam waktu kurang dari 24 jam). Gejalanya antaa lain tiba-tiba sakit kepala, pusing, bingung, pandangan mata kabur, atauu kehilangan ketajaman penglihatan, kehilangan keseimbangan, lemah, dan kesemutann pada satu sisi tubuh.
  2. Stroke ringan (penderita  pulih kembali dalam waktu 2 minggu). Gejalanya antara lain beberapa atau semua gejala stroke sementara, ditambah dengan kelemahan atau kelumpuhan kaki, serta bicara tak jelas.
  3. Stroke berat (pemulihan terjadi sepenuhnya atauu hanya sebagian setelah beberapa bulan atau tahun). Gejalanya antara lain semua gejala stroke sementara dan ringan, ditambah dengan koma jangka pendek, kelemahan atau kelumpuhan satu sisi tubuh, sukar menelan, kehilangan control terhadap  pengeluaran air seni dan kotoran, sehingga konsentrasu serta perubahan perilaku.

Menurut penelitian, 60% faktor pemicu penyakit saraf stroke dapat dideteksi sedangkan 40% lainnya tidak. Pemicu stroke pada dasarnya adalah suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah, hati bergejolak) makan minum terlalu banyak, minum alkohol berlebihan, merokok dan sering mengonsumsi makanan berlemak.

Pemicu lain penyakit stroke adalah terlalu lelah dan terlalu banyak mengeluarkan tenaga, terlalu banyak olahraga, perubahan cuaca yang terjadi pada musim dingin, tekanan atmosfer tinggi, suhu udara rendah kelembapan udara tinggi, serta  mendadak duduk dan beridir (bangun)  dari tempat tidur. Hampir 80% pemicu stroke adalah penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan pengerasan pembuluh arteri (arteriosclerosis). Menurut statistic, 93% pengidap penyakit thrombosis (darah beku, dalam pembuluh darah, ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi).

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Stroke Mata

Apakah Anda pernah mendengar istilah stroke mata sebelumnya? Bila belum, mungkin Anda berfikir bahwa itu bagian dari penyakit stroke. Stroke mata bukanlah penyakit stroke yang sudah lebih dulu dikenal oleh masyarakat sebagai pembunuhan paling wahid. Disebut dengan stroke mata, karena penyebabnya mirip dengan stroke yang biasa menyerang otak, yakni penyumbatan pembuluh darah. Bedanya stroke mata tidak menyebabkan kelumpuhan pada sebagian tubuh, tapi bisa membuat salah satu atau kedua mata buta. Pada stroke mata, penyumbatan terjadi pada pembuluh darah arteri atau vena di retina.

pengobatan-penyakit-stroke-mataStroke mata dalam istilah medis dikenal sebagai Retinal Artery Occulsion yaitu penyumbatan (oklusi) yang terjadi di salah satu arteri kecil yang membawa darah menuju ke retina, yaitu sebuah lapisan jaringan di belakang mata yang menerima rangsangan cahaya.

Mereka yang beresiko

Data terbaru di tahun 2011 menyebutkan bahwa angka kejadian oklusi arteri retina mancapai 0,85% per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Dengan penderita pria jumlahnya lebih banyak dibanding dengan wanita. Rata-rata pasien yang mengalami oklusi arteri retina adalah mereka yang berusia lanjut dan di atas 70 tahun. Mengapa demikian, beberapa kasus dilaporkan juga terjadi pada mereka dengan usia yang lebih muda bahkan pada usia 30 tahun, meski kondisi ini jarang sekali terjadi.

Umumnya stroke mata terjadi karena adanya gumpalan darah atau timbunan lemak yang terjebak di dalam arteri. Apalagi jika disertai pengerasan pembuluh darah (arteroklerosis) mata. Oklusi paling banyak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri karotis, dimana pembuluh darah besar di leher mengalami penyempitan. Kondisi lain yang dapat memicu penyumbatan antara lain penyakit diabetes, gangguan irama jantung, tingginya kadar lemak dalam darah, tekanan darah, bahkan pada usia 30 tahun, meski kondisi ini jarang sekali terjadi.

Umumnya stroke mata terjadi karena adanya gumpalan darah atau timbunan lemak yang terjebak di dalam arteri. Apalagi jika disertai pengerasan pembuluh darah (arteroklerosis) mata. Oklusi paling banyak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri karotis, dimana pembuluh darah besar di leher mengalami penyempitan. Kondisi lain yang dapat memicu penyumbatan antara lain penyakit diabetes, gangguan irama jantung, tingginya kadar lemak dalam darah, tekanan darah tinggi, penggunaan obat tertentu, dan juga kerusakan arteri  akibat reaksi akibat reaksi kekebalan tubuh. Jika cabang-cabang arteri retina tersumbat, maka retina tidak akan cukup menerima darah dan oksigen, sehinngga mengakibatkan terjadinya gangguan penglihatan.

Kenali Pengobatan dan Prinsip Pengobatan Pada Stroke Mata

Prinsip penanganan oklusi arteri retiena adalah deteksi dini dan pengobatan untuk memperbaiki penglihatan. Sampai saat ini ada beberapa metode terapi  telah digunakan untuk mengatasi oklusi arteri retina. Akan tetapi angka keberhasilan dari terapi yang ada masih sangat di pertanyakan. Salah satu penyebab stroke mata karena sel-sel retina sangat mudah mengalami kerusakan jika sebentar saja terjadi kekurangan aliran darah. ‘ Oleh sebab itu, 100 menit pertala terjadi oklusi merupakan golden period untuk pengobatan, sehingga kerusakan yang bersifat pemanen pada mata tidak terjadi.
Beberapa metode pengobatan berkembang dan dilakukan pada kasus stroke mata ini, antara lain metode peminjatan bola mata untuk menurunkan tekanan pada bola mata; melakukan sobekan pada bola mata untuk mengeluarkan sebagian cairan atau menggembasi bola mata dan pemberian obat-obatan. Obat-obatan yang diberikan misalnya pelebar pembuluh darah retina, penghancur bekuan darah seperti Tissue Plasminogen Activator (TPA) dan Carbogen (5% karbodioksida dan 95% oksigen), diberikan dalam 2-12 jam pertama setelah gejala.

“Pemberian karobdioksida akan melebarkan arteriol retina, sementara okskigen meningkatkan pengiriman oksigen ke jaringan iskemik. “Selain pengobatan pada retina, juga perlu mencari dan mengobati penyakit yang menjadi faktor risiko terjadinya stroke mata, seperti ;koleserol, hipetensi dan diabetes mellitus dengan melakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan laboratorium penunjang lain. Menurut Dr. Jelita, penyebab penyumbatan harus dicari , karena kemungkinan oenyumbatan tersebut bisa merupakan tanda atau masalah yang akan mengancam jiwa seorang pasien. Pada penderita BRAQ bisa dilakukan managemen dengan teknik pengobatan lapang pandang menggunakan alat bernama Humphrey Visual Field.

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemicu Penyakit Stroke

Untuk menentukan seseorang terkena stroke tidaklah mudah. Banyak prosedur pemeriksaan yang harus dijalani pasien, sebelum akhirnya dokter mendiagnosisi terkena stroke ringan atau berat. Prosedur pemeriksaan juga diperlukan bagi orang-orang yang mempunyai faktor pemicu penyakit stroke. Misalnya penderita hipertensi, serangan jantung dan diabetes.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dokter sebelum memutuskan seseorang terkena stroke atau pemicu penyakit stroke. Antara lain, wawancara, pemeriksaan darah, pemeriksaan dengan alat pemindai MRI (magnetic resonance imaging) atau CT scan (computerized tomography scanning), dan lain-lain.

Salah satu kunci menangai stroke adalah dengan mengenali gejalanya edini mungkin. Makin dini dikenali, penanganan untuk masalah pemicu penyakit stroke juga makin cepat. Tindakan cepat pada awal serangan stroke sangat ampuh menekan resiko cacat maupun kehilangan jiwa pada diri penderita. Dalam dunia medis ada kesamaan pendapat, penderita stroke harus sudah bisa ditangani dalam tempo tidak lebih dari tiga jam.

stroke (1)Persoalannya tidak semua orang tahu bagaimana mengenali gejala awal itu. Selain juga karena gejala awal stroke kerap kali tidak disadari. Bahkan ketidakpekaan terhadap datangnya serangan stroke sudahh menjadi pembawaan masyarakat Asia.

Banyak orang menganggap stroke tergolong penyakit yang sulit disembuhkan. Jika sudah lumpuh atau terjadi gangguan pada organ tubuh seperti mulut, penderitanya tidak akan kembali hidup normal. Tidak sedikit yang menyebut, pasien stroke tidak akan lama bertahan hidup. Bahkan ada juga stroke yang bisa membuat orang mati seketika.

padahal tidak sepenuhnya benar.Memang ada beberapa papsien yang nyawanya tidak dapat diselamatkan. Namun banyak pula kasus pasien yang sudah lumpuh bisa sembuh. Ia dapat kembali melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Stroke Mata

Selama ini kita mengenal istilah stroke yang menyerang otak, dan menyebabkan kita akan mengalami kelumpuhan pada sebagian anggota tubuh, kini kita juga harus mewaspadai terjadinya serangan stroke di mata. Pasalnya, serangan stroke mata bisa merusak saraf bagian mata, bahkan dapat mengakibatkan kebutaan.

Sumbatan arteri retina terdiri atas arteri (pembuluh nadi) pusat (CRAO) dan arteri cabang (BRAO). Pada sumbatan arteri retina pusat, lapisan dalam retina bengkak dan pucat, penglihatan buram atau gelap mendadak. Sedangkan sumbatan arteri retina cabang ditandai daerah gelap (Skotoma), terkena satu mata dan tidak terasa sakit.

Gambar 1: Penyakit Stroke

Gambar 2: Penyakit stroke mata

Di Amerika Serikat, frekuensi CRAO adalah satu pasien berbanding 10.000 kunjungan pasien, sedangkan frekuensi BRAO sekitar 28 persen dari sumbatan arteri retina. Sedangkan usia penderita mulai dari 40 tahun ke atas.

Pada sumbatan arteri retina pusat, penglihatan akhir umumnya buruk. Hanya 21-25 persen penderita yang memiliki penglihatan berguna, sementara penderita sumbatan arteri retina cabang dapat membaik, bila mendapat pengobatan yang cepat dan tepat.

Sumbatan arteri retina ini berisiko terkena penyakit kardiovakuler, harapan hidup lebih rendah dibandingkan dengan pasien tanpa sumbatan arteri bahkan bisa berakhir dengan kamatian. Adapun sumbatan vena (pembuluh balik) retina bisa pusat (CRVO) dan pembuluh balik cabang (BRVO). Ini merupakan penyakit pembuluh darah nomor dua.

Penderita sumbatan vena retina akan mengalami penglihatan kabur mendadak bila mengenai makula. Untuk mencagah terjadinya stroke mata, faktor risiko harus dikendalikan dengan menerapkan gaya hidup dan pola hidup sehat, yaitu dengan diet teratur sesuai dengan yang ditentukan, dan berolah raga. Pemeriksaan kesehatan terutama mata harus secara teratur (Medical Check Up) terutama bila telah berusia di atas 40 tahun.

Penanganan kasus stroke mata bertujuan membatasi perluasan kerusakan pada retina dan penurunan tajam penglihatan secara permanen hingga mengakibatkan kebutaan. Selain itu penanganan medis juga dimaksudkan untuk mencegah komplikasi seperti glaukoma neovaskular dan sumbatan pada organ lain.

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Stroke di Indonesia

Salah satu dari gangguan ekpresi verbal dan non verbal yang seirg ditemui kasusunya sehari-hari ialah pada penderita stroke. Penyakit stroke adalah suatu gangguan peredaran darah di otak yang lazim menimpa orang-orang yang berusia di atas 40 tahun, tetapi akhir-akhir ini juga ditemukan kasus yang menimpa orang-orang berusia dibawah 40 tahun atau bahkan juga anak-anak.

Selain gejala kelumpuhan, cacat bahasa merupakan gejala yang umum terjadi pada penderita stroke. Bila penyakit stroke menyerang hemisfer kiri, penderita akan mengalami kerusakan dalam menggunakan ekspresi verbal dan non verbal.

Penyakit stroke dapat menyerang siapa saja, bangsa dan suku apa saja, penutur mana dan di mana saja, baik laki-laki maupun perempuan. Gejala yang menunjukkan jumlah prosentase tertinggi di Indonesia yang mengalami penyakit stroke akhir-akhir ini adalah mereka yang menyukai gaya hidup yang tidak sehat dan seimbang.

Kejadian stroke di negara maju cenderung menurun karena usaha pencegahan primer yang berhasil terutama dalam hal pencegahan terhadap hipertensi. Namun, di negara berkembang, termasuk di Indonesia, angka kejadian penyakit tidak menular ini justru meningkat. Hal ini akibat pengaruh urbanisasi, perubahan gaya hidup dan bertambahnya umur harapan hidup. Angka kejadian stroke di perkotaan (urban) di Indonesia diperkirakan 5 kali lebih besar daripada angka kejadian penyakit tersebut di pedesaan (rural)

Posted in Penyakit Stroke, Penyebab Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Stroke

Stroke  dikatakan tidak dominan apabila yang mengalami kelumpuhan adalah sisi kiri tubuh (bagian otak yang rusak adalah sisi kanan). Otak kanan berfungsi untuk persepsi. Digunakan untuk membedakan bentuk, posisi, berat, jarak, dan ruang.

Apabila otak kanan Anda mengalami gangguan karena stroke, ada beberapa gejala yang spesifik selain tentunya kelumpuhan sisi tubuh sebelah kiri. Gejala spesifik tersebut di antaranya :

– Kesulitan untuk mengerjakan tugas yang berhubungan dengan hubungan ruang seperti menggambar.

– Kesulitan untuk berpakaian

– Gangguan persepsi penglihatan

– Gangguan atensi/ perhatian (biasa disebut hemineglect)

Dominan stroke

Dikatakan dominan stroke apabila yang mengalami kelumpuhan adalah sisi kanan tubuh (bagian otak yang rusak adalah sisi kiri). Otak kiri berfungsi untuk menganalisis, pikiran logis, konsep dan memahami bahasa.

Apabila otak kiri Anda mengalami gangguan karena stroke ada beberapa gejala yang spesifik selain tentunya kelumpuhan dari sisi tubuh sebelah kanan. Gejala spesifik tersebut di antaranya adalah :

– Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan orang lain (afasia)
– kesulitan mengerjakan suatu urutan pekerjaan yang sederhana sekalipun (apraxia)

Posted in Penyakit Stroke | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment